AMIK ROYAL Menuju Grade B | Yayasan Pendidikan Royal Teladan Asahan - Sumatera Utara

AMIK ROYAL Menuju Grade B

Author Muhammad Iqbal, S.Kom June 14, 2016 4:52 AM AMIK ROYAL|Umum|Yayasan

IMG_2551-min-min

AMIK ROYAL Menuju Grade B

Miliki Dosen Pemula Pemenang Hibah Dikti se-Indonesia

KISARAN-AMIK Royal Kisaran terus memoles diri dengan berbagai prestasi, di antaranya mendapatkan gelar dosen berprestasi dari Kopertis Wilayah I Sumatera Utara, pemenang dana hibah untuk dosen pemula Dikti se-Indonesia dan ikut sertifikasi dosen.

“Itu semua untuk meningkatkan Grade B (akreditasi) AMIK Royal Kisaran, salah satu perguruan tinggi swasta di Kabupaten Asahan, serta MOU antara Direktur AMIK Royal Kisaran dengan Presiden Badan Alumni Internasional Negara Gajah Putih Thailand yaitu Sayuti Hayeetamay yang sisaksikan Gubernur Thailand Uthainot serta di saksikan Komjen Republik Indonesia untuk Thailand Triyogo Jatmiko, beberapa waktu yang lalu,”  kata Direktur AMIK Royal Kisaran M. Irfan Fahmi, M.Kom, kepada METRO ASAHAN, Kamis (9/6).

Menurutnya, hal itu dilakukan semata-mata mempersiapkan para dosen muda agar bisa bersaing pada tingkat nasional demi mengembangkan perguruan tinggi di Kabupaten Asahan, khususnya dan umumnya di Sumatera Utara.

  1. Irfan Fahmi, M.Kom menyebutkan, ada dua dosen muda berprestasi. Pertama Havid Syafwan, S.Si, M.Kom, kelahiran 7 Agustus 1985, penelitiannya “Penerapan Jaringan Saraf Tiruan Dalam Memprediksi Tingkat Pengangguran Di Sumatera Utara”. Atas penelitian ini, Havid Syafwan menjadi pemenang dalam lomba hibah penelitian Dikti se-Indonesia. Lomba ini diikuti hampir ribuan dosen se-Indonesia.

“Berkat kejelian Havid Syafwan itu ia dianugerahi menjadi pemenang. Kegembiraan kami bertambah setelah William Ramdhan, M.Kom, Dosen kelahiran 30 April 1987, juga memenangi dosen pemula se-Indonesia, dengan judul penelitian “Perencanaan Alat Dalam Menentukan Kesuburan Berbasis Expert System”. Raihan ini membuat kebahagiaan AMIK Royal Kisaran semakin lengkap,” terangnya.

Keduanya merupakan dosen pertama yang memenangi hibah penelitian Dikti di AMIK Royal Kisaran. Ke depan, keduanya bertekad melakukan penelitian untuk kembali mengajukan proposal penelitian tersebut ke Dikti (Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi).

“Kita berharap para dosen yang lainnya akan bersaing untuk mendapatkan berbagai gelar yang akan mereka ikuti. Apalagi para dosen kita masih muda dan karir mereka masih panjang,” sebutnya.

Dalam waktu dekat ini, ada delapan dosen AMIK Royal Kisaran, mengikuti sertifikasi dosen. Hal ini sangat penting karena apabila mereka lulus sertifikasi dosen maka itu mengindikasikan perguruan AMIK Royal cukup baik dan mempunyai tenaga dosen yang terbilang sudah lulus sertifikasi.

“Hal itu semua dilakukan guna untuk peningkatan kualitas dan menambah wawasan penelitian merupakan bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi, yang pada gilirannya akan meningkatkan akreditas perguruan tinggi itu sendiri,” terangnya.

Ke depan AMIK Royal Kisaran, akan menjadi simbol suatu perguruan tinggi yang mendidik putra-putri Asahan, yang siap pakai pada dunia usaha. Sehingga kepercayaan masyarakat akan lebih mempercayakan putra-putri mereka untuk menuntut ilmu di AMIK Royal Kisaran.

“Untuk menuju ke arah itu, kita sudah mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan hal tersebut. Apalagi Ketua Pendidikan Royal Teladan Asahan, Anda Putra Lubis, S.E, M.MA menegaskan akan mendukung upaya kemajuan AMIK Royal Kisaran bahwa pihaknya kan terus bekerjasama dengan sejumlah perusahaan dan para alumni untuk lapangan kerja dan untuk keluar negeri, pihaknya kan terus bekerjasama dengan negara tetangga Malaysia dan Thailand. Kami tetap konsen untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kami konsen untuk tingkatkan Akreditasi, karena Akreditasi harga mati yang harus dilakukan demi pelayanan pendidikan kepada Mahasiswa,” ungkapnya. (mar/dro)