Amik Royal Kisaran Berpacu Majukan Pendidikan di Asahan | Yayasan Pendidikan Royal Teladan Asahan - Sumatera Utara

Amik Royal Kisaran Berpacu Majukan Pendidikan di Asahan

Author Muhammad Iqbal, S.Kom June 14, 2016 4:21 AM AMIK ROYAL|Umum|Yayasan

Direktur AMIK Royal Kisaran M Irfan Fahmi MKom melakukan MoU dengan Presiden Badan Alumni Internasional Negara Gajah Putih Thailand Sayuti Hayeetamay yang disaksikan Gubernur Thailand Uthainot serta disaksikan Komjen Republik Indonesia untuk Thailand Triyogo Jatmiko.

Kisaran- Yayasan Pendidikan Royal Teladan Asahan sejak berdirinya AMIK Royal Kisaran tahun 2003 sampai dengan saat ini telah mewisuda sebanyak 10 kali.

Hal ini menunjukkan bahwa AMIK Royal sebagai salah satu perguruan tinggi di bidang komputer telah menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia usaha dan dunia industri, untuk mewujudkan visi tersebut berkomitmen untuk selalu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan lulusan.

Maka AMIK Royal Kisaran yang digawangi Direktur M Irfan Fahmi M Kom, Kamis (2/6) lalu di Provinsi Pattani Thailand sekira pukul 9.00 waktu setempat, melakukan MoU kerjasama dengan Presiden Badan Alumni Internasional Negara Gajah Putih Thailand yaitu Sayuti Hayeetahay yang terdiri dari 91 Mahasiswa dari 14 Perguruan Tinggi yang tertera sebagai berikut:

  1. Universitas Negeri Malang
  2. Universitas Muhammadiyah Jember
  3. IAI Ibrahimy Banyuwangi
  4. IAI Darusslama Blokagung
  5. Universitas Hasyim Asyari Tebuireng Jombang
  6. IAIN Kendari
  7. Universitas Pendidikan Indonesia Bandung
  8. Universitas Muhammadiyah Tangerang
  9. STKIP Muhammadiyah Bogor
  10. IAIN Bukittinggi
  11. Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
  12. Universitas Muhammadiyah Sukabumi
  13. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  14. Universitas Muhammadiyah Ponorogo
  15. AMIK Royal Kisaran Sumatera Utara

yang disaksikan Gubernur Thailand Uthainot serta disaksikan Komjen Republik Indonesia untuk Thailand Triyogo Jatmiko.

Menurut M Irfan, kerjasama itu dilakukan untuk meningkatkan pendidikan kedua negara serta tukar-menukar alumni pada sekolah perguruan tinggi masing-masing dalam rangka memajukan dunia pendidikan kedua belah pihak. Dimana diketahui saat ini Negara Gajah Putih Thailand tersebut salah satu yang memajukan dunia pendidikan terbaik di ASEAN setelah Singapura.

Masih dari M Irfan, berkaitan dengan implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), diketahui bersama bahwa lebih dari satu dekade lalu para pemimpin ASEAN sepakat membentuk sebuah pasar tunggal di kawan Asia Tenggara pada akhir 2015, dimana ini dilakukan agar daya saing ASEAN meningkat dan bisa menyaingi negara-negara lain dalam hal menarik inventasi asing, penanaman modal asing ini menjadi sangat dibutuhkan untuk meningkatkan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan, pada pasar ini kita akan menemui banyaknya barang, jasa, inventasi serta tenaga kerja terlatih mengalir bebas masuk ke negeri kita, MEA akan menjadikan ASEAN sebagai kumpulan negara yang memberikan kebebasan bagi penduduknya untuk keluar masuk negara lain secara bebas,” terangnya.

Dikatakannya lagi, kita ingin nantinya para lulusan AMIK Royal Kisaran bukan hanya pintar di bangku kuliah tetapi sudah merupakan siap pakai di dunia kerja dan mereka tidak lagi menjadi penggangguran terselubung seperti image masyarakat selama ini terkait dengan lulusan perguruan tinggi, image inilah yang ingin kita buang jauh-jauh sehingga lulusan AMIK Royal Kisaran bisa menghiasi pembangunan di Asahan,” bebernya.

Lebih lanjut dikatakannya, tindak lanjut dari MoU yang kita lakukan akan terus disinergikan baik kerjasama tingkat regional maupun internasional karena muara dari semua ini AMIK Royal Kisaran ingin mendongkrak akreditasi kampus menuju ke grade “B”, memang tidak mudah untuk menuju akreditas “B”, namun semua pihak yang berada di AMIK Royal Kisaran bertekad mengubah wajah kampus ini menjadi salah satu pilihan terbaik masyarakat Asahan belajar di AMIK Royal Kisaran dan bangga menjadi mahasiswa AMIK Royal Kisaran, semua pekerjaan yang berat apabila dikerjakan sungguh-sungguh dan dibarengi dengan doa semua Insya Allah akan berhasil,” ungkapnya.

Secara terpisah di tempat yang berbeda, Ketua Yayasan Pendidikan Royal Teladan Asahan (YPRTA) Anda Putra Lubis SE MMA, terkait dengan kerjasama sangat mendukung hal tersebut, dan sudah mengkaji secara manajerial apabila para lulusan AMIK Royal ingin tampil lebih profesional, hal ini dapat dilihat bahwa kegiatan pelatihan, seminar, workshop dan lain-lain dapat dilaksanakan secara berkesinambungan untuk meningkatkan mutu pembelajaran bagi dosen dan kegiatan ekstrakurikuler bagi mahasiswa untuk mendukung kegiatan akademik melalui studi-studi klub sehingga dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam proses belajar mengajar,” ujarnya.

Dikatakan Anda lagi, semuanya ini merupakan tindak lanjut daripada anjuran pemerintah melalui UU No. 12 Tahun 2012 tentang pendidikan tinggi dan Peraturan Pemerintah No. 04 Tahun 2014 tentang pengelolaan perguruan tinggi, harapan kami kepada para mahasiswa AMIK Royal Kisaran dapat berkarya dan berkreasi melalui inovasi sesuai potensi dan kemampuan manajerial untuk memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Asahan,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakannya, salah satu usaha untuk meningkatkan sarana dan prasana pembelajaran (perkuliahan), saat ini AMIK Royal Kisaran telah memiliki 3 gedung untuk mendukung proses pembelajaran, masing-masing berada di jalan Imam Bonjol (Gedung A dan B) serta di jalan Wirakarya (Gedung C), disamping itu terdapat 9 laboratorium komputer, 3 workshop/bengkel dan 1 laboratorium elektronik, kemudian dalam meningkatkan sumber daya manusia khususnya staf pengajar (Dosen), kami telah memberikan beasiswa kepada para dosen yang melakukan jenjang pendidikan di tingkat S2 dan S3, hal ini merupakan salah satu persyaratan bahwa untuk menjadi Dosen (Staf pengajar) di perguruan tinggi kualifikasi pendidikan minimal S2, peningkatan sarana dan prasarana dan kualifikasi pendidikan dosen, ini semua kita lakukan demi merevolusi dunia pendidikan agar orang-orang Asahan dapat menuntut ilmu di perguruan tinggi,” ungkapnya.(mar)